LLDikti Wilayah XV Gelar Bimtek Neo Feeder 3.0 dan PISN Terintegrasi PDDIKTI di Kupang

Kupang, lldikti15.kemdikbud.go.id — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XV menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Neo Feeder Patch 3.0 dan PISN yang terintegrasi dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Kegiatan berlangsung secara hybrid di Hotel Sotis, Kupang, Kamis (25/7),  diikuti operator perguruan tinggi swasta (PTS) di lingkup  LLDikti wilayah XV.

Bimtek ini menjadi respon cepat atas peluncuran resmi aplikasi Neo Feeder versi terbaru oleh Kemendikbudristek. Melalui kegiatan ini, LLDikti XV berharap dapat memperkuat pemahaman teknis operator dalam mengelola dan menyinkronkan data akademik secara lebih akurat dan terintegrasi.

Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah XV, Agustinus M. B. P. Fahik, S.IP., MA.,saat  membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir secara luring dan daring. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara PTS, LLDikti, dan pusat dalam memastikan kualitas data yang dilaporkan melalui sistem PDDIKTI.

“Kami berharap PTS benar-benar memanfaatkan momentum ini untuk mengevaluasi dan memperbaiki data mahasiswa sebelum sinkronisasi. Semua harus dimulai dari kampus, naik ke LLDikti, lalu ke pusat. Jangan ragu berkoordinasi jika ada kendala,” ujarnya.

Menurut Agustinus, kehadiran versi terbaru Neo Feeder membawa sejumlah pembaruan penting, terutama dalam aspek verifikasi dan validasi data. Ia juga mengingatkan masih banyak kampus yang mengalami kendala saat pengajuan wisuda akibat data yang tidak lengkap atau hilang dari sistem.

“Mutu pendidikan tinggi salah satunya ditentukan oleh kualitas data. Kami ingin seluruh operator berkomitmen menjaga akurasi pelaporan. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi soal integritas akademik,” tegas Agustinus.

Ia juga mengajak para operator untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah awal dalam memperbaiki serta mempertahankan kualitas pengelolaan data akademik masing-masing perguruan tinggi.

Narasumber  Mohammad Erdda Habiby dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek dalam penyampaian materi secara daring menjelaskan sejumlah fitur baru Neo Feeder 3.0 dan tantangan yang kerap dihadapi operator. Ia juga memandu peserta dalam simulasi teknis langsung.

Tujuan dari bimtek ini ialah mendorong konsistensi dan akurasi pelaporan data pendidikan tinggi. LLDikti XV menegaskan bahwa semua layanan yang diberikan bersifat gratis dan terbuka bagi seluruh PTS yang membutuhkan pendampingan.

Kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh itu tidak  hanya berfokus pada materi teknis, tetapi juga menjadi sarana  bagi para operator pada PTS untuk menyampaikan masalah maupun kendala yang dihadapi di kampus masing-masing. Lewat diskusi terbuka, peserta saling berbagi pengalaman, kendala, dan solusi yang dapat diterapkan lintas institusi. LLDikti Wilayah XV berharap bimtek ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pelaporan yang lebih solid, responsif, dan terpercaya di seluruh perguruan tinggi swasta di Nusa Tenggara Timur.